Maman
Jumat, 19 Desember 2025 | 23:21 WIB
Jakarta,(RI)-Sebanyak 46.701 personel gabungan akan dikerahkan dalam Operasi Lilin 2025.
Kepolisian Negara Republik Indonesia resmi memulai rangkaian Operasi Lilin 2025. Operasi tersebut dilakukan dalam rangka pengamanan momen perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) mendatang.
Asisten Utama Operasi (Astamaops) Kapolri, Komisaris Jenderal Mohammad Fadil Imran mengatakan, operasi tersebut akan dilakukan selama dua pekan ke depan. "Mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026,” kata Fadil dalam apel gelar pasukan pada Jumat, 19 Desember 2025.
Fadil menyebutkan, total 146.701 personel gabungan akan dikerahkan dalam operasi tersebut. "Terdiri dari 77.637 personel Polri, 13.775 personel TNI, serta 55.289 personel dari instansi terkait lainnya,” ujar Fadil di hadapan para pasukan.dilansir dari tempo.co Sabtu,20/12/2025.
Menurut Fadil, ratusan ribu personel tersebut nantinya akan disebar ke 44.436 objek. Beberapa objek tersebut antara lain gereja, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, hingga ke tempat wisata.
Kepolisian juga telah menyiapkan 2.903 posko bagi masyarakat selama momen Natal dan Tahun Baru tersebut. "Terdiri dari 1.807 pos pengamanan (pospam), 763 pos pelayanan, dan 333 pos terpadu," ucap Fadil.
Fadil menyatakan, operasi kali ini tidak hanya berfokus dalam mengatur arus lalu lintas dan mengantisipasi kemacetan. Polri juga akan turun untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama momen Natal dan Tahun Baru tetap terjaga.
Potensi bencana hidrometeorologi serta aksi terorisme juga turut menjadi fokus dari Operasi Lilin 2025. "Pada saat yang sama juga terus melakukan monitoring terhadap ketahanan dan ketersediaan pangan," ucap Fadil.
Fadil mengklaim, operasi ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam menjamin keamanan spiritual dan sosial masyarakat. "Kami ingin masyarakat merasakan kehadiran polisi yang bisa diandalkan, memanusiakan, dan siap menolong,” kata Fadil.