Logo BeritaKini
bolt Terkini
INTERNASIONAL

Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter BMKG Minta Pelayaran Nasional Waspada

Redaksi

Minggu, 31 Mei 2026 | 08:52 WIB

Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter BMKG Minta Pelayaran Nasional Waspada
Foto: Ilustrasi Tangkapan Layar-RI

BANDUNG,(RI)- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini kepada seluruh pengguna jasa kelautan agar mewaspadai potensi gelombang tinggi yang bisa mencapai empat meter di sejumlah perairan Indonesia.


Cuaca ekstrem yang diprediksi berlangsung dari tanggal 30 Mei hingga 2 Juni 2026 ini dinilai sangat berisiko terhadap keselamatan transportasi laut dan aktivitas pelayaran nasional.


Direktur Meteorologi Maritim BMKG, Eko Prasetyo, dalam pernyataan resminya di Jakarta pada Sabtu, 30 Mei 2026. meminta dengan tegas kepada pihak operator transportasi laut, nakhoda kapal, serta para nelayan tradisional untuk benar-benar memperhatikan batas aman operasional armada.


Langkah ini krusial demi menghindari kecelakaan di laut, mengingat pergerakan angin kencang berpeluang besar memicu ombak besar secara mendadak.


“Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran. Untuk itu, BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, terutama bagi nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi,” ujar Eko Prasetyo, yang dikutip dari prfmnews.id Minggu, 31 Mei 2026.


Eko menjelaskan bahwa ketahanan setiap jenis kendaraan laut berbeda-beda dalam menghadapi terjangan angin dan ombak. Berdasarkan data teknis BMKG, perahu yang digunakan oleh nelayan tradisional memiliki kerentanan paling tinggi.


Jenis perahu ini sangat berbahaya jika dipaksakan melaut saat kecepatan angin menyentuh di atas 15 knot dan tinggi gelombang melampaui 1,25 meter. Risiko tinggi juga mengintai kapal tongkang apabila menghadapi embusan angin dengan kecepatan lebih dari 16 knot serta ketinggian ombak di atas 1,5 meter.


Sementara itu, untuk jenis transportasi massal seperti kapal feri penyeberangan, batas aman operasi berada pada situasi dengan kecepatan angin di bawah 21 knot dan tinggi gelombang maksimal 2,5 meter.


Bagi kapal-kapal dengan ukuran besar, seperti kapal kargo kontainer maupun kapal pesiar, BMKG meminta agar tetap siaga dan waspada penuh apabila kecepatan angin sudah menembus angka 27 knot dengan tinggi gelombang yang melewati 4,0 meter.


Pihak BMKG mengidentifikasi bahwa ancaman bahaya tertinggi saat ini diperkiraan wilayah bagian utara Indonesia dan Samudra Hindia. Pergerakan angin kencang yang mencapai 25 knot memicu peluang kemunculan gelombang tinggi di kisaran 2,5 hingga 4,0 meter, khususnya di perairan Laut Natuna Utara, Selat Malaka bagian utara, serta Samudra Hindia barat Aceh.


Selain wilayah dengan risiko tinggi tersebut, BMKG juga mencatat adanya gelombang kategori sedang dengan ketinggian antara 1,25 hingga 2,5 meter. Fenomena gelombang sedang ini melanda area perairan yang cukup luas di Indonesia, mulai dari kawasan Samudra Hindia selatan Jawa hingga Nusa Tenggara Timu


Kepada masyarakat, terutama yang tinggal di wilayah pesisir dan pelaku logistik laut, diminta terus memantau pembaruan informasi cuaca resmi yang dirilis BMKG secara berkala. ***

Bagikan Berita Ini